HA_Professional Support

Click here to edit subtitle

News

Ini Dia 17 Lembaga Sertifikasi Usaha Bidang Pariwisata

Posted by lucy fitri on November 5, 2014 at 10:25 AM Comments comments (0)

Ini Dia 17 Lembaga Sertifikasi Usaha Bidang Pariwisata

detikTravel - Rabu, 10/09/2014 11:51 WIB

 photo LSU_zps114b2626.jpg


Jakarta - Indonesia punya potensi wisata alam dan budaya yang melimpah. Namun, kualitas dan pelayanan jasa di sektor pariwisata harus dijaga betul. Untuk itu, Kemenparekraf meresmikan 17 Lembaga Sertifikasi Usaha Bidang Pariwisata.

 

"17 Lembaga Sertifikasi Usaha Bidang Pariwisata (LSU) diharapkan mendorong dipenuhinya standar usaha dan peningkatkan kualitas layanan pelaku usaha di sektor pariwisata," ujar Menparekraf, Mari Elka Pangestu saat Launching Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (10/9/2014).

 

Mari menambahkan, 17 LSU sudah dicanangkan sejak dikeluarkannya UU Pariwisata tahun 2009 silam. Hal ini pun jadi salah satu cara untuk menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) di tahun 2015.

 

"MEA di 2015 nanti adalah perdagangan bebas barang, jasa, investasi dan perpindahan orang-orang yang mana salah satunya adalah sektor pariwisata. Untuk itu, 17 LSU ini bakal menerapkan standar dan sertifikasi pelaku usaha dan jasa wisata dalam persaingan negara-negara ASEAN," papar Mari.

 

Pelaku usaha yang dimaksud yakni hotel, biro perjalanan, taman rekreasi, wisata selam, spa dan lain-lain. 17 LSU bakal bekerja untuk terus meningkatkan kualitas di sektor pariwisata dari segi pelayanan, produk yang ditawarkan, daya tarik dan daya saing.

 

17 LSU tersebut adalah PT Sucofindo International, PT Sai Global Indonesia, PT Mutu Indonesia Strategis Berkelanjutan, PT Tribana Jasa Wisata, PT Graha Bina Nayaka, PT El John Prima Indonesia, PT Indonesia Certification Services Management, PT Sertifikasi Usaha Pariwisata Indonesia, PT Tuv Rheinland Indonesia dan PT Mutuagung Lestari di Jakarta.

 

Sedangkan di Bandung ada PT Enhai Mandiri 186 dan PT Karsa Bhakti Persada. Di Yogyakarta ada PT Bhakri Mandiri Wisata Indonesia dan PT Bhakti Mandiri Wisata Indonesia. Di Surabaya ada PT Megah Tri Tunggal Mulia dan di Semarang ada PT Sertifindo Wisata Utama. Terakhir di Denpasar ada PT Sertifikasi Usaha Pariwisata Nasional.

Thank you for supporting Heru & Associates

Posted by Heru Nusantara on April 14, 2013 at 1:00 PM Comments comments (3)


1000 likes photo thankyou1000_zps144dbb9d.jpg

A place for hotel professional to share ideas, hopes, and solutions

We are a non-profit organization dedicated to hospitality industry, and doing good is part of our code and commitment, we provide free information and will continue collecting useful material to be shared among the hotelier.

We are thanking everyone who has like our page on facebook and website, your support is very much appreciated.

Please continue to support by joining, liking, and following our page.

Tak Bayar Pajak, Tiga Tempat Usaha di Medan Terancam Ditutup

Posted by Heru Nusantara on March 28, 2013 at 11:05 AM Comments comments (0)

beritasumut.com, Rabu 27 Maret 2013, Pajakonline.com

Pusing photo stress3_zps9d3e6ca3.jpg


Medan, (beritasumut.com) – Selama dua bulan melaksanakan operasi secara rutin, Tim Terpadu Penegakan Peraturan Daerah dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Medan Tahun 2013 berhasil memperoleh pemasukan sebesar Rp401.690.773 dari sejumlah wajib pajak yang selama ini menunggak pajak.

Selain itu Tim Terpadu juga akan mengambil tindakan tegas terhadap 3  tempat usaha sesuai dengan peraturan berlaku karena terbukti tidak memiliki izin dan tidak membayar pajak selama ini.

 

Demikian disampaikan Kadis Pendapatan (Kadispenda) Kota Medan M Husni SE MSi  didampingi Kasatpol PP M Sofyan dalam rapat tentang pemaparan hasil kerja Tim Terpadu Penegakan Perda yang dihadiri Satpol PP, Dispenda, Disperindag, Dinas TRTB, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Polresta Medan dan Kodim 0201/BS di Ruang Rapat Insepktorat Kota Medan, Selasa (26/03/2013).

 

“Berkat kerja keras tim yang telah bekerja selama dua bulan, sejumlah wajib pajak telah melunasi  tunggakan pajaknya. Total pelunasan tunggakan yang kita terima sebesar Rp401.690.773,” kata Husni.

 

Menurut Husni, pelunasan tunggakan pajak  sebesar Rp401.690.773 diperoleh dari 4 wajib pajak yakni Hotel El Bruba Jalan Perintis Kemerdekaan sebesar Rp31.690.492, Griya Dome Jalan T Amir Rp33.285.614, Traveller Suite Jalan Listrik Rp262.327.035 dan Hotel Sakura Jalan Prof HM Yamin Rp74.468.632.

 

Selain itu, lanjutnya, ada 5 wajib pajak yang telah mendatangi Kantor Dispenda Medan dan membuat pernyataan bersedia membayar tunggakan pajak dengan jalan mencicil. Adapun kelima wajib pajak itu masing-masing Hotel Sunggal Jalan Gatot Subroto/Pantai Barat dengan jumlah tunggakan sebesar  Rp414.888.347, Hotel Labana Jalan Abdullah Lubis Rp344.093.815, Hotel Royal Perintis Jalan Perintis Kemerdekaan Rp134.666.449, Hotel Semarak International Jalan Sisingamangaraja Rp972.775.154 dan RM ACC Jalan Sisingamangaraja Rp317.938.828.

 

Yang lebih menggembirakan lagi, ungkap Husni, sebanyak 7 perusahaan yang selama ini tidak terdaftar sebagai wajib pajak kini telah bersedia mendaftar sebagai wajib pajak setelah tempat usahanya didatangi tim. Ketujuh tempat usaha itu yakni Rumah Makan (RM) Zamzam Jalan Sisingamangaraja, RM Kampung Halaman Jalan HM Jhoni, RM Ayam Kremes Jalan HM Jhoni, Yummy Food Court Komplek Asia Mega Mas, Waroeng Mas Anto Jalan Ring Road, Food Court Complek Medan Fair Lantai IV (mendaftar hanya KFC) dan Seribu Pulau Jalan Sekip.

 

Selanjutnya Husni menjelaskan, meski telah didatangi tim, masih ada tiga tempat usaha yang masuk kategori membandel karena tidak memenuhi aturan-aturan yang berlaku baik dari sisi perizinan maupun tunggakan pajak. Ketiga tempat usaha itu yaknik Ayam Penyet Jogya/IGa Iga Bakso Jalan Sakti Lubis  dengan jumlah tunggakan sebesar Rp55.490.000, Paparonz  Pizza Jalan Gajah Mada Rp87.234.857 dan Batagor Ihsan Jalan Setia Budi Rp98.339.293.

 

“Berdasarkan hasil keputusan dengan melibatkan instansi terkait ditambah dengan unsure dari Denpom, Kejari Medan, Polresta Medan serta Kodim 0201/BS telah sepakat untuk melakukan tindakan tegas sesuai dengan peraturan berlaku. Landasan utama kita  melakukan tindakan tegas yakni terkait masalah perizinan. Selain tidak memiliki izin, ketiga tempat usaha tersebut tidak membayar pajak,” ungkapnya.

 

Penegasan senada juga disampaikan Kasatpol PP M Sofyan. Ketiga tempat usaha itu yakni Ayam Penyet Jogya, Paparonz Pizza dan Batagor Ihsan menurutnya termasuk kategori pelanggar Perda No 37 Tahun 2002 tentang retribusi izin usaha. “Jadi ketiga tempat usaha ini nyata-nyata telah diperingatkan melalui panggilan dan kunjungan tim ke lapangan ternyata tidak memiliki itikad baik. Karenanya sesuai dengan Perwal No 8 Tahun 2012 tentang mekanisme penegakan peraturan daerah di Kota Medan oleh Satpol PP, maka ini sudah mencukupi syarat untuk ditindak represif berupa penutupan usaha. Jadi tim telah sepakat ketiga tempat usaha ini akan ditutup,” tegas Sofyan.

 

Dalam masa penutupan, jelas Sofyan, ketiga tempat usaha itu harus memenuhi kewajibannya untuk mengurus izin usahanya masing-masing dan membayar kewajiban pajaknya. “Sebelum kewajiban ini dipenuhi, maka ketiga tempat usaha ini tidak diperkenankan membuka usahanya. Sebaliknya jika  mereka sudah melaksanakan kewajibannya, maka silahkan membuka kembali tempat usahanya,” jelasnya.

 

Sebelum dilakukan penutupan, Sofyan mengatakan ketiga tempat usaha itu terlebih dahulu diberikan surat peringatan untuk menutup sendiri tempat usahanya. “Setelah surat peringatan untuk menutup usahanya sendiri tidak direspon, maka kita tutup. Penutupan akan dilakukan Satpol PP beserta Tim Terpadu,” tegasnya.


Persyaratan dan Penerapan Sistem Manajemen Pengamanan Hotel

Posted by Heru Nusantara on February 21, 2013 at 10:30 PM Comments comments (1)

HA Professional Support - SMP Hotel photo SMPHotel_zpsc0b55974.jpg

Setiap Usaha Hotel wajib mengikuti persyaratan dan penerapan SMP Hotel yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan .....Please Register to Continue for Download

Selamat Kepada SEKOLAH TINGGI PARIWISATA BANDUNG

Posted by Heru Nusantara on January 30, 2013 at 11:20 AM Comments comments (0)


" Kami mengucapkan selamat kepada SEKOLAH TINGGI PARIWISATA BANDUNG" 

29-Nop-2012 11:50      

                          

Penandatangan Kerjasama antara Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dengan John College



Canada, 7 November 2012 | Dalam rangka peringatan 60 tahun hubungan diplomatic Indonesia-Canada, sekaligus penjajakan kerjasama dengan Mc. Gill University serta penandatanganan kerjasama dengan John Abbott College yang disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Canada, Ibu Dienne H. Muhario. Sebagai langkah awal kerjasama, dalam bidang pertukaran tenaga pengajar John Abbott College dengan STP Bandung terutama dalam bidang bahasa Perancis.
Kegiatan yang lainnya adalah Kunjungan Kerja ke Leeds Metropolitan University adalah sebagai tindak lanjut kerjasama joint programme International Tourism & Hospitality Management, yang pada kesempatan ini pula ketua STP Bandung melakukan pertemuan dengan berbagai pihak guna kemajuan program di masa yang akan datang.

Serta berkesempatan juga untuk bertemu dengan Chairman Institute of Travel & Tourism (ITT), Dr. Steven Freudmann, serta Dr. Bill Maxwell, financial Director.  Dan disepakati bahwa ITT akan menunjuk STP Bandung sebagai international partner pertama di dunia untuk sertifikasi kompetensi manajerial di bidang Travel & Tourism.
   Sumber: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia

 






Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2013

Posted by Heru Nusantara on January 17, 2013 at 10:10 PM Comments comments (0)


4-Jan-2013 13:43

 

Keputusan Bersama
Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan
Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
 
Nomor: 5 Tahun 2012
Nomor: SKB.06.MEN/VII/2012
Nomor: 02 Tahun 2012
 
Tentang
Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2013
 
 
Hari Libur Nasional Tahun 2013

No
Tanggal
Hari
Keterangan
1.
1 Januari
Selasa
Tahun Baru Masehi
2.
24 Januari
Kamis
Maulid Nabi Muhammad SAW
3. 10 Februari Minggu Tahun Baru Imlek
4.
12 Maret
Selasa
Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1935
5.
29 Maret
Jumat
Wafat Isa Almasih
6. 9 Mei Kamis Kenaikan Isa Almasih
7.
25 Mei
Sabtu
Hari Raya Waisak Tahun 2557
8.
6 Juni
Kamis
Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
9.
8 & 9 Agustus
Kamis– Jumat
Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriyah
10. 17 Agustus Sabtu Kemerdekaan RI
11.
15 Oktober
Selasa
Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriyah
12.
5 November
Selasa
Tahun Baru 1435 Hijriyah
13.
25 Desember
Rabu
Hari Raya Natal

 

 
Cuti Bersama Tahun 2013

No
Tanggal
Hari
Keterangan
1.
5,6, dan 7 Agustus
Senin -  Rabu
Hari Raya  Idul Fitri 1 Syawal 1434 Hijriyah
2.
14 Oktober
Senin
Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriyah
3.
26 Desember
Kamis
Cuti Bersama Hari Raya Natal