HA_Professional Support

Click here to edit subtitle

News

Siaran Pers : Indonesia Hospitality & Tourism Investment Conference

Posted by Heru Nusantara on May 17, 2013 at 5:55 AM


 photo 070513IHTIC2013-1-3_zpsac972260.jpg


Jakarta, 7 Mei , 2013 – Konferensi industri perhotelan dan investasi pariwisata (Indonesia Hospitaliy & Tourism Investment Conference/IHT) 2013 berlangsung di Hotel Ritz Carlton Pacific  Place Jakarta selama dua hari  7-8 Mei 2013.

Konferensi IHT 2013 yang diselenggarakan  HVS Global Hospitality Services bekerja sama dengan Kementerian Pariwisatadan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)  dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan dibuka oleh Menparekraf Mari Elka  Pangestu bersama Ketua BKPM Chatib Basri.

Sejumlah isu penting seputar perkembangan industri pariwisata di Indonesia  serta peluang investasi khususnya di sektor perhotelan dibahas dalam koferensi IHT pertama ini.  Kekuatan pariwisata domestik Indonesia sangat signifikan hal ini terlihat dari pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) yang setiap tahun tumbuh sekitar 5%. Sehingga bila tahun 2013 pergerakan wisnus  sebesar  250 juta, pada tahun 2022 mendatang diproyeksikan menjadi 400 juta.  Tingginya pergerakan wisnus ini dipicu oleh meningkatnya  kelas menengah masyarakat Indonesia terutama kelompok muda.

Pariwisata Indonesia juga ditopang oleh kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang tahun lalu tumbuh 5, 04%, yakni  dari 7,6 juta pada 2011 meningkat menjadi 8 juta pada 2012, sementara target tahun 2013  ditetapkan sebesar 8,6 juta untuk target moderat dan 9 juta target optimistis.  Selain itu sektor pariwisata juga didukung oleh meningkatnya nilai investasi pariwisata.  Tahun 2012 jumlah nilai investasi sektor pariwisata sebesar US$ 869.8 juta terdiri atas US$ 786.3 juta PMA dan US$ 101.5 juta PMDN atau mengalami pertumbuhan hingga 210,86% dibandingkan tahun sebelumnya 2011 dengan total investasi sebesar US$ 279.8 juta.


 photo 070513IHTIC2013-1-4_zps5a71f5d2.jpg


Pertumbuhan wisnus, wisman, dan nilai investasi di sektor pariwisata tersebut  berdampak positif terhadap minat investor untuk menanamkan modalnya khususnya di industri perhotelan di tanah air. Diperkirakan untuk mengantisipasi pertumbuhan wisatawan  dibutuhkan tambahan kamar hotel sebanyak 100 ribu kamar atau sebanyak 700 hingga 800 hotel baru  dalam dekade mendatang.

Konferensi yang didukung kalangan hotel seperti Marriott International, StarwoodHotels and Resorts, Hilton Worldwide, Intercontinental Hotels Group, dan Alila Hotels and Resorts menghadirkan para pembicara antara lain  Menparekraf Mari ElkaPangestu, Ketua BKPM Chatib Basri, Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia Wiryanti Sukamdani, dan  58 ahli hospitality, pariwisata dan investasi  serta diikuti 250 delegasi dari 15 negara yakni Jepang, Korea, RRT, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, India, Hongkong, Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan negara Timur Tengah.

Pada acara konferensi tersebut akan diluncurkan The 2013 Indonesia Hotel Watch. Publikasi yang mengulas tren perkembangan dan peluang investasi industri perhotelan di Indonesia mencakup sejumlah kota besar seperti; Jakarta, Bali, Lombok, Bandung, Surabaya, Manado, dan  Bintan. Penerbitan publikasi ini merupakan hasil kerjasama HVS Global Hospitality dengan Kemenparekraf.

HVS Global Hospitality pada kesempatan itu  juga akan memberikan the Hotel Development Excellence Award, Tourism Excellence Award, dan International Hospitality Excellence Award. (Puskompublik)

Categories: Hotel Prospects

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments